Main Article Content
Abstract
Stunting adalah salah satu dari tiga beban masalah gizi di Indonesia yang harus segera ditangani. Perbaikan gizi pada remaja melalui intervensi gizi spesifik seperti pendidikan gizi, fortifikasi dan suplementasi serta penanganan penyakit penyerta perlu dilakukan. Masa remaja adalah windows of opportunity kedua yang sangat sensitif dalam menentukan kualitas hidup saat menjadi individu dewasa dan juga dalam menghasilkan generasi selanjutnya. Kelompok usia remaja termasuk pada golongan yang rentan mengalami masalah kesehatan, khususnya remaja putri yang dapat mempengaruhi periode kehidupan selanjutnya dimana remaja putri akan menjadi ibu (Pratiwi et al., 2021). Kekurangan atau kelebihan gizi yang terjadi sejak remaja dan tidak ada upaya penanganan sehingga mengalami gizi terjadi sepanjang daur kehidupannya akan mempengaruhi status gizi saat remaja putri terutama pada masa kehamilan (Dwimawati, 2020). Khusus remaja putri, pemenuhan asupan zat gizi perlu tercukupi karena mempersiapkan masa kehisupan selanjutnya untuk menjadi seorang ibu (Hidana et al., 2022). Kondisi kehamilan seorang perempuan dipengaruhi oleh status gizi sebelum konsepsi yang sangat ditentukan oleh status gizi pada periode usia remaja dan dewasa sebelum hamil atau saat masa wanita usia subur (Siswanti et al., 2022). Berdasarkan data yang diperoleh, Sebagian besar siswi tidak mengetahui makanan sehat untuk mencegah stunting. Sasaran pengabdian kepada Masyarakat ini adalah siswi di SMPN 7 Muara Enim. Metode Kegiatan yang dilakukan adalah dengan memberikan Pendidikan Kesehatan berupa penyuluhan serta demonstrasi tentang makanan sehat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan siswi tentang makanan sehat sehingga dapat mencegah terjadinya stunting secara dini.
Keywords
Article Details
How to Cite
References
- Kinanti, B. M. I. M., Marliana, Y., & Suwanti. (2022). Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Leaflet Tentang Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri. Jurnal Midwifery Update (MU), 4(1), 9–15.
- Febrianti, D., Nina, Pherdinand, A., Wibisono, A. F. D., Tasya, R. A., & Purwitasari, W. (2022). Go Ranting (Ayo Berantas Stunting). Jurnal Pengabdian Masyarakat SAGA Komunitas, 1(3), 90–95.
- Gultom, L., Saragih, H. S., & Bangun, S. (2022). Penyuluhan Tentang Kespro Dan KTD Dengan Media Interaktif Pada Remaja Putri Di Sekolah Talitakum. DIKMAS: Jurnal Pendidikan Masyarakat Dan Pengabdian, 2(1), 65–70.
- Hidana, R., Wahyani, A. D., Simanjuntak, R. R., & Lestari, Y. N. (2022). Bagaimana Status Menarche Berpengaruh Terhadap Status Gizi Serta Tingkat Kecukupan Energi dan Zat Gizi Remaja Putri?. NUTRIZIONE (Nutrition Research and Development Journal), 2(1), 19–35.
- Pratiwi, R. M., Andriana, D. T., Kusumajati, A. A., Nimah, M., Azhar, F., Maula, L. H., Sari, I. N.,Rahmawati, J., Veronica, P., Al Ayubi, Z. A., Hasan, M. A., Salwah, & Apriani, A.-N. (2021). Penyuluhan Kepada Remaja Puteri Di Dusun Kunden-Kamijoro Terkait PHBS, Gizi Seimbang Dan Anemia. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 39–47.
- Marcelina, S. T., Yudianti, I., Sondakh, J. J., Astutik, H., & Tarsikah. (2021). Pemberdayaan Remaja Dalam Mencegah Pernikahan Dini dan Stunting. Jurnal Dharma Bakti, 4(2), 202–208.
- Mardin, H., Mamu, H. D., Usman, N. F., Mustaqimah, N., & Pagalla, D. B. (2022). Pengenalan Zat Aditif dan Adiktif yang Berbahaya Bagi Kesehatan di Lingkungan MTs. Negeri 2 Kabupaten Gorontalo. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 1(2), 58–66. https://doi.org/10.34312/ljpmt.v1i2.15466
- Marta, A., Haura, A., Risma, D. M., Rizkia, M., Nisa, N. A., Subati, N. F., Ramadhani H, P. Harnefi,R. P., Wirandicha, Y., & Halim, V. N. T. (2022). Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Pada Masyarakat Kelurahan Pematang Reba. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 92–96. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/abdi.v4i1.186
- Metasari, A. L., Mufida, Y. I., Aristin, S. I., Dwilucky, B. A., Wulandari, A. T., Agustina, N., & Fahrudin, T. M. (2022). Sosialisasi Bahaya Pernikahan Dini Sebagai Upaya Konvergensi Pencegahan Stunting di SMA Negeri 1 Ngoro. BUDIMAS, 4(2), 1–6.
- Moksin, M. V., Muslim, R., & Ishak, S. N. (2022). Pencegahan Stunting di Wilayah Ternate Melalui Perubahan Perilaku Wanita Hamil. Jurnal Serambi Sehat, 15(1), 27–35.
- Oktavia, L. (2020). Stunting pada Remaja Kawasan Buruh Industri dan Nelayan di Kota Surabaya. Biokultur, 9(1), 1–14. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20473/bk.v9i1.21723
- Pratiwi, R. M., Andriana, D. T., Kusumajati, A. A., Nimah, M., Azhar, F., Maula, L. H., Sari, I. N.,Rahmawati, J., Veronica, P., Al Ayubi, Z. A., Hasan, M. A., Salwah, & Apriani, A.-N. (2021). Penyuluhan Kepada Remaja Puteri Di Dusun Kunden-Kamijoro Terkait PHBS, Gizi Seimbang Dan Anemia. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 39–47.
References
Kinanti, B. M. I. M., Marliana, Y., & Suwanti. (2022). Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Leaflet Tentang Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri. Jurnal Midwifery Update (MU), 4(1), 9–15.
Febrianti, D., Nina, Pherdinand, A., Wibisono, A. F. D., Tasya, R. A., & Purwitasari, W. (2022). Go Ranting (Ayo Berantas Stunting). Jurnal Pengabdian Masyarakat SAGA Komunitas, 1(3), 90–95.
Gultom, L., Saragih, H. S., & Bangun, S. (2022). Penyuluhan Tentang Kespro Dan KTD Dengan Media Interaktif Pada Remaja Putri Di Sekolah Talitakum. DIKMAS: Jurnal Pendidikan Masyarakat Dan Pengabdian, 2(1), 65–70.
Hidana, R., Wahyani, A. D., Simanjuntak, R. R., & Lestari, Y. N. (2022). Bagaimana Status Menarche Berpengaruh Terhadap Status Gizi Serta Tingkat Kecukupan Energi dan Zat Gizi Remaja Putri?. NUTRIZIONE (Nutrition Research and Development Journal), 2(1), 19–35.
Pratiwi, R. M., Andriana, D. T., Kusumajati, A. A., Nimah, M., Azhar, F., Maula, L. H., Sari, I. N.,Rahmawati, J., Veronica, P., Al Ayubi, Z. A., Hasan, M. A., Salwah, & Apriani, A.-N. (2021). Penyuluhan Kepada Remaja Puteri Di Dusun Kunden-Kamijoro Terkait PHBS, Gizi Seimbang Dan Anemia. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 39–47.
Marcelina, S. T., Yudianti, I., Sondakh, J. J., Astutik, H., & Tarsikah. (2021). Pemberdayaan Remaja Dalam Mencegah Pernikahan Dini dan Stunting. Jurnal Dharma Bakti, 4(2), 202–208.
Mardin, H., Mamu, H. D., Usman, N. F., Mustaqimah, N., & Pagalla, D. B. (2022). Pengenalan Zat Aditif dan Adiktif yang Berbahaya Bagi Kesehatan di Lingkungan MTs. Negeri 2 Kabupaten Gorontalo. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 1(2), 58–66. https://doi.org/10.34312/ljpmt.v1i2.15466
Marta, A., Haura, A., Risma, D. M., Rizkia, M., Nisa, N. A., Subati, N. F., Ramadhani H, P. Harnefi,R. P., Wirandicha, Y., & Halim, V. N. T. (2022). Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Pada Masyarakat Kelurahan Pematang Reba. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 92–96. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/abdi.v4i1.186
Metasari, A. L., Mufida, Y. I., Aristin, S. I., Dwilucky, B. A., Wulandari, A. T., Agustina, N., & Fahrudin, T. M. (2022). Sosialisasi Bahaya Pernikahan Dini Sebagai Upaya Konvergensi Pencegahan Stunting di SMA Negeri 1 Ngoro. BUDIMAS, 4(2), 1–6.
Moksin, M. V., Muslim, R., & Ishak, S. N. (2022). Pencegahan Stunting di Wilayah Ternate Melalui Perubahan Perilaku Wanita Hamil. Jurnal Serambi Sehat, 15(1), 27–35.
Oktavia, L. (2020). Stunting pada Remaja Kawasan Buruh Industri dan Nelayan di Kota Surabaya. Biokultur, 9(1), 1–14. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20473/bk.v9i1.21723
Pratiwi, R. M., Andriana, D. T., Kusumajati, A. A., Nimah, M., Azhar, F., Maula, L. H., Sari, I. N.,Rahmawati, J., Veronica, P., Al Ayubi, Z. A., Hasan, M. A., Salwah, & Apriani, A.-N. (2021). Penyuluhan Kepada Remaja Puteri Di Dusun Kunden-Kamijoro Terkait PHBS, Gizi Seimbang Dan Anemia. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 39–47.
