Main Article Content

Abstract

Gizi perempuan harus dipersiapkan sebelum dan selama kehamilan karena menjadi penyebab tidak langsung yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin. Pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pemerintah  telah mencanangkan program kelas ibu hamil. Program ini berfokus pada pembahasan materi yang ada di buku KIA dalam bentuk tatap muka dan berkelompok yang diikuti melalui diskusi dan tukar pengalaman ibu hamil/suami/keluarga dan petugas kesehatan., sehingga kelompok belajar ini di beri nama Kelas Ibu (Kristianti, Kusmiwiyati,2017). Program kelas ibu hamil bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, sikap dan merubah prilaku ibu agar memahami pemeriksaan kehamilan dengan harapan ibu dan janin sehat,persalinan aman, nifas nyaman, ibu selamat , bayi sehat ,pencegahan penyakit fisik dan jiwa ,gangguan gizi dan komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas serta perawatan bayi baru lahir agar bayi tumbuh optimal (Khairi dkk,2021). Pencegahan kejadian stunting difokuskan pada 1000 HPK (Hari Pertama Kelahiran) karena pada masa ini merupakan periode penting dalam menentukan kualitas hidup anak (Kemenkes ,2018). Desa Ujanmas Baru sebagian besar Ibu hamil tidak mengetahui bagaimana cara mengatur pola makan, pola Asuh dan Sanitasi, dimana ketiga hal tersebut merupakan salah satu usaha mencegah terjadinya kasus Stunting. pada bayi baru lahir. Sasaran Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah ibu-ibu hamil yang ada di Desa Ujanmas Baru. Metode kegiatan yang dilakukan adalah dengan mengadakan penyuluhan serta demonstrasi tentang pola makan (isi piringku), pola asuh dan sanitasi pada ibu hamil.

Article Details

How to Cite
Fatimah, S., Umi Daimah, Rita Kamalia, Rosdiana, & Ekadewi Retnosari. (2026). PEMBERDAYAAN  IBU HAMIL  MELALUI KELAS IBU HAMILTENTANG PRAKTIK POLA MAKAN, POLA ASUH DAN SANITASI DI DESA UJANMAS BARU. PabMa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani, 3(1), 19-25. https://doi.org/10.64068/f0z1n557

How to Cite

Fatimah, S., Umi Daimah, Rita Kamalia, Rosdiana, & Ekadewi Retnosari. (2026). PEMBERDAYAAN  IBU HAMIL  MELALUI KELAS IBU HAMILTENTANG PRAKTIK POLA MAKAN, POLA ASUH DAN SANITASI DI DESA UJANMAS BARU. PabMa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani, 3(1), 19-25. https://doi.org/10.64068/f0z1n557

References

  1. Dinkes Pemprov Kalbar ( 2022). https://dinkes.kalbarprov.go.id/jaga-kesehatan-ibu-hamil-dengan-menerapkan-pola-makan-sehat/
  2. Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim (2019). Profil Dinas Kesehatan
  3. Harini H Susanto (2020). https://health.grid.id/read/352048152/berantas-stunting-sanitasi-buruk-jadi-sebab-stunting-masih-menonjol-di-indonesia?page=all
  4. Hatijar (2020). Buku Ajar asuhan Kebidanan Pada Kehamilan,CV.haya Bintang Cemerlang.Gowa.
  5. Kementrian Kesehatan RI (2022). https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1092/cegah-stunting-sejak-dalam-masa-kehamilan
  6. Khairi,S,Bahtiar, H,dan Aqiqah ,F 2021,Pelaksanan kelas ibu Hamil dengan Modifikasi menggunakan Pedoman Tahun 2015 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjungb Karang kota Mataram,Lentera Jurnal ,1,47-48
  7. Kristianti ,S,dan Kujsmiwiyati ,A ,2017,Pelaksanaan kelas ibu hamil dengan kemandirian bu Primipara Dalam Perawatan Neonatus Di Puskesmas Sukorame Kota Kediri, Jurnal Ilmu Kesehatan ,5,56-63
  8. Maryani Anik,Ilmu Kesehatan Anak,Jakarta ,2010
  9. Mubarak (2018). Teori & Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Naha Medika: Yogyakarta
  10. Notoatmodjo, Soekidjo. 2018. Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta
  11. Sakti,2020, Pengaruh Stunting Pada Tumbuh Kembang Anak Periode Golden Age ,Biormatika,6.1,169-175